02 November 2007

seperti biasa

seperti biasa aku berlari
mengejar bayangmu, tiada henti
senja, jingga
tak perduli kemana kau pergi
seperti langit yang diperdaya
dan kemudian aku runtuhkan hingga berkepingkeping
seperti patahan sayap
mengudara
aku bergerak dari timur
hingga barat
seperti udara
yang menyajikan kecanduan yang amat sangat tinggi
ia mengudara
walaupun sayapnya terbuat dari kayu dan serpihan sisik naga
aku
kamu
ia
atau siapapun
aku mengenalmu
aku merindukanmu
diantara senja dan jingga
diantara lelap dan terjaga

Posting Berdasarkan Kategori:



0 komentar:

Post a Comment

silahkan berkomentar..