01 March 2008

api

sebenarnya aku sama sekali tak siap
menghadapi mata indahmu itu mengerjap
melihat senyummu yang jumawa
yang mampu meramalkan usia sang senja

sebenarnya aku terjatuh saat ini
suatu ketidakpastian yang mungkin kau tidak akan mengerti
kebenaran yang takkan bisa terbantah
dalam suasana hatiku yang sangat lemah

aku ingin memelukmu
aku ingin mengecup keningmu
dan menjalarkan segala bentuk rindu
yang ada dihati dan membuat lidahku ini kelu


ada yang menjalar dan berpijar
rindu ini sepertinya yang membakar
mengosongkan hati dan mengisinya dengan api
membara dan menghanguskan bumi

Posting Berdasarkan Kategori:



4 komentar:

Febra said...

siip deh :cool:

api yang menjalar cuma sesaat
meninggalkan noda hitam yang pekat
terisak bumi dilanda mati
berharap dia asri kembali

D2R3D2 said...

wah bakat terpendam juga ini mas febra yang kembaran dengan mbak febri
hihihihi....

api yang menjalar sebetulnya tidak hanya sesaat dan sesat..
ia kadang merengkuh sebagai setan atau juga seperti malaikat..

Febra said...

kekekeke...ah biasa aja bro :D

klo yg aku mah api benran tuh..bukan syaitan hehehe

D2R3D2 said...

awas jangan bermain api nanti terbakar..awas jangan bermain air nanti basah...
terus mainannya apa dong

Post a Comment

silahkan berkomentar..