18 March 2008

rindu

Ia menari
Sejenak tanpa henti
Kemudian terisak
Mengalir tetes darah dari pelupuk matanya
Semua orang tahu
Ia tanam kerinduan yang teramat panjang
Dalam kesunyian yang tiada bertepi

Ia bernyanyi
Sejenak tanpa henti
Aku terkejut
Ia memelukku dengan erat
Seakan tidak ingin melepaskan diriku lagi

Cinta
Aku datang untuk meminangmu
Aku datang untuk menikahi jiwa dan ragamu
Aku datang untuk habiskan waktu bersamamu

Aku terisak
Kemudian aku memeluknya
Erat.

Posting Berdasarkan Kategori:



0 komentar:

Post a Comment

silahkan berkomentar..