16 June 2008

sensitif

yang Tersayang Bunda..

(1)
Angin mengalir pelan
televisi itu masih menyala bunda,,
dan aku dengan menggigil dingin masih mencoba
berkendara dengan mimpi untuk menemuimu
memelukmu
dan melepas lelahku


(2)
hidup yang terasa berat ini bunda...
kini sedang berusaha meletupkan tulang dadaku
menggelayutkan jelaga di mataku
dan mencairkan selaksa darah dari hidungku..
itulah aku seminggu yang lalu dan pagi ini

(3)
Cintaku bukan hanya terlampias nafsu dan rindu
tetapi adalah kasih sayang yang berganda bagiku
yang tak pernah merasa dan tak pernah termanja

Posting Berdasarkan Kategori:



1 komentar:

imanniar said...

hiks hiks hiks...........

Post a Comment

silahkan berkomentar..